Inilah Total dan Sumber Kekayaan Erick Thohir

Memiliki Kekayaan Selangit

Ada banyak orang kaya yang memiliki aset berlimpah. Mereka terdiri dari pebisnis, seniman, dan pejabat negara. Profil mereka di bidangnya pun sering menjadi perhatian. Salah satu pejabat negara terkaya yang terkenal adalah Erick Thohir. Menteri BUMN ini menjalankan banyak bisnis sehingga membantunya mencapai posisi saat ini.

Beberapa orang akan keliru dengan kekayaan Erick Thohir dan mempertanyakan asal muasalnya. Informasi ini akan membantu meluruskan informasi tentang sumber kekayaan Erick Thohir. Kali ini, kita akan membahas kekayaan Erick Thohir, mulai dari bisnis hingga profil.

 

Jumlah Kekayaan Erick Tohir

Erick Thohir adalah salah satu menteri yang juga aktif sebagai pengusaha. Jadi, tidak heran bahwa kekayaan Erick Thohir sangat banyak. Dalam laporan aset penyelenggara negara yang disampaikan ke KPK pada 31 Maret 2022, jumlah kekayaan Erick Thohir mencapai Rp 2,3 triliun.

Berikut ini adalah diversifikasi aset kekayaan Erick Thohir yang tersebar di beberapa bidang, diantaranya:

1. Tanah dan Bangunan Senilai Rp 364.2 miliar

Berikut ini detail aset tanah dan bangunan yang dimiliki Erick Thohir.

 

2. Transportasi dan Mesin Senilai Rp 1.876 miliar

Berikut ini rincian aset transportasi dan mesin yang dimiliki Erick Thohir.

3. Aset Lainnya

Ada juga aset lain yang dimiliki Erick Thohir, diantaranya:

  • Aset bergerak lainnya senilai Rp 27,99 miliar
  • Sekuritas senilai Rp 1.722 triliun
  • Kas dan setara kas senilai Rp 209.37 miliar
  • Aset lain senilai Rp 159,2 miliar
  • Utang senilai Rp 165 miliar

Jadi, jika kita totalkan dan kita kurangi dengan utang, maka jumlah kekayaan Erick Thohir adalah Rp 2.319 triliun.

 

Sumber Kekayaan Erick Tohir

Selain sibuk sebagai Menteri BUMN, Erick Thohir juga aktif sebagai pengusaha. Erick Thohir juga termasuk dalam jajaran konglomerat di Indonesia. Bisnis yang merupakan sumber kekayaan Erick Thohir diservikasi dalam banyak bidang. Tujuan diversifikasi adalah untuk meminimalkan potensi kerugian sekaligus menghasilkan lebih banyak keuntungan.

Berikut ini adalah sumber kekayaan Erick Thohir, antara lain:

1. Klub Olahraga

Erick Thohir memiliki saham di sejumlah klub bola, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Di Indonesia, Erick Thohir adalah salah satu pemegang saham terbesar Persis Solo. Dia berada di posisi ketiga dengan kepemilikan 20% di bawah Kaesang (40%) dan Kevin (30%).

Di luar negeri, Erick Thohir pernah menanam saham di Inter Milan dan DC United. Namun, akhir-akhir ini ia melepaskan kepemilikannya. Tapi, kemudian ia membeli klub Oxford United pada November 2018 dengan 51% kepemilikan.

 

2. Perusahaan Media 

Selain aktif dalam investasi di dunia olahraga, Erick juga memiliki bisnis media yang mempengaruhi peningkatan jumlah asetnya. Erick Thohir adalah pendiri Mahaka Group yang memiliki banyak anak perusahaan di bidang media cetak dan media online, radio dan televisi. Perusahaan yang dibentuk ini adalah penyedia layanan iklan.

Bisnis media yang merupakan sumber kekayaan Erick Thohir adalah PT Republika Media Mandiri. Perusahaan ini bertanggung jawab atas media populer yang terkenal di Indonesia, yakni harian Republika dan Republika Online.

Erick Thohir terus berkembang di bidang media dengan kepemilikan di satu televisi swasta. Erick Thohir juga terdaftar sebagai pemegang saham mayoritas di Jak TV dengan kepemilikan 50%.

 

3. Pertambangan dan Kelapa Sawit

Sumber kekayaan lainnya adalah pertambangan dan perkebunan kelapa sawit. Erick Thohir adalah pemilik PT Adaro Energi Tbk. Perusahaan ini adalah salah satu perusahaan batu bara terbesar di Indonesia. Perusahaan ini merupakan kerjasamanya dengan kakaknya Garibaldi Thohir. Namun, sejak ditunjuk sebagai Menteri BUMN, Erick Thohir tidak aktif lagi di perusahaan ini.

 

4. Penyelenggara Acara

Atas nama Mahaka Group, Erick Thohir memiliki 80% saham Alive! Indonesia. Nilai akuisisi yang dilakukan oleh Erick Thohir adalah Rp 3,7 miliar. Perusahaan ini memiliki bisnis di bidang penyelenggara acara, industri kreatif, dan brand activation.

 

Profil Erick Tohir

Berikut ini adalah profil singkat Erick Thohir.

Nama: Erick Thohir

Gelar: Bachelor Degree of Communication, Master of Business Administration (M.B.A.)

Tanggal lahir: Lampung, 30 Mei 1970

Orang tua: Mochammad Thohir, Edna Thohir

Pasangan: Elizabeth Tjandra

Anak: Mahatma Arfala Thohir, Mahendra Agakhan Thohir, Makayla Amadia Thohir, dan Magisha Afryea Thohir

Pendidikan:

  • Master of Business Administration National University, California, Amerika Serikat (AS)
  • S1: Glendale Community College, California, Amerika Serikat

Erick Thohir adalah salah satu pejabat negara di Indonesia dan menteri BUMN ke-9. Presiden Jokowi melantik Erick Thohir sebagai Menteri Kabinet Indonesia Maju pada Oktober 2019. Sebagai Menteri BUMN, Erick Thohir bertanggung jawab atas pengelolaan 142 badan usaha milik negara.

Erick Thohir adalah putra Mochammad Thohir, salah satu pendiri Astra Group. Perusahaan yang ia rintis dari nol hingga sekarang. Erick Thohir memiliki dua saudara kandung, yaitu Garibaldi Thohir dan Rika Thohir. Mereka sama-sama menjalankan bisnis keluarga.

Erick Thohir bersekolah pendidikan dasar di Indonesia. Kemudian, ia belajar di Amerika Serikat di Universitas Glendele. Setelah mendapatkan gelar sarjana, Erick mengambil gelar master di Administration National University jurusan bisnis. Sekarang, Erick Thohir menikah dengan istrinya yang bernama Elizabeth. Dari pernikahannya, mereka memiliki empat orang anak.

 

Riwayat Erick Tohir

Berikut ini adalah sejarah karir Erich Thohir, antara lain:

  • Pendiri dan Komisaris Mahaka Group (1992-2019)
  • Co-owner Basket Philadelphia 76ers, Amerika Serikat (2010-2012)
  • Pemilik klub sepak bola D.C United (2012-2018)
  • Direktur Utama ANTV (2014-2019)
  • Ketua Kontingen Indonesia Olimpiade London 2012 (2012)
  • Ketua PERBASI (2004-2006)
  • Wakil Komisaris dan Pemegang Saham PT Persib Bandung Bermartabat (2009-2019)
  • Direktur Utama TV One (2010-2019)
  • Anggota Federasi Bola Basket Asia (FIBA), (2015-sekarang)
  • Anggota Federasi Bola Basket Internasional (FIBA), (2014-sekarang)
  • Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (2015-2019)
  • Ketua Komite Pelaksanaan AG (INASGOC), Jakarta (2018)
  • Kepala Tim Pemenang Kampanye Nasional (TKN), Jokowi-Maruf (2019)
  • Pemilik klub Oxford United, Inggris (2019-sekarang)
  • Menteri BUMN Kabinet Indonesia Maju (2019-sekarang)