Putus hubungan biasanya identik dengan menghapus foto, mengarsipkan chat, atau berhenti mengikuti media sosial satu sama lain.
Tapi di era serba digital, ada satu hal lain yang sering terlupakan: akun keuangan yang pernah login di perangkat orang lain.
Mungkin dulu pernah meminjamkan HP untuk memesan sesuatu, membantu proses pembayaran, atau sekadar login sekali saat perangkat pribadi bermasalah. Setelah hubungan berakhir, baru muncul kekhawatiran, “Jangan-jangan akun Kredivo gue masih nyangkut di HP dia.“
Kalau situasinya seperti itu, langkah pengamanan sebaiknya dilakukan sesegera mungkin.
Risiko Tidak Selalu Datang dari Niat Buruk
Bukan berarti mantan pasangan pasti akan menyalahgunakan akun. Namun selama sebuah akun finansial masih terhubung di perangkat yang tidak lagi berada dalam kendalimu, selalu ada risiko yang tidak perlu.
Misalnya perangkat hilang, dipinjam orang lain, atau data akun masih tersimpan tanpa disadari.
Karena itu, prinsip keamanan digital yang paling sederhana adalah memastikan akun hanya bisa diakses dari perangkat yang memang kamu kendalikan sendiri.
Login di Perangkat Pribadi Terlebih Dahulu
Jika masih bisa mengakses akun Kredivo, langkah pertama adalah memastikan kamu sudah login di perangkat yang saat ini digunakan.
Setelah berhasil masuk, lakukan pengecekan keamanan akun dan pastikan seluruh informasi kontak yang terdaftar masih menjadi milikmu.
Langkah ini penting karena proses pengamanan berikutnya akan memerlukan akses ke akun yang sah.
Putuskan Koneksi Perangkat Lama
Kredivo menyediakan mekanisme verifikasi perangkat yang dapat membantu mengamankan akun ketika perangkat lama tidak lagi berada di tangan pemilik akun.
Ketika kamu login di perangkat baru dan menyelesaikan proses verifikasi perangkat, perangkat lama dapat ter-unlink secara otomatis sehingga akses dari perangkat tersebut akan berakhir.
Dengan cara ini, akun tidak lagi dapat digunakan dari HP yang sebelumnya pernah terhubung.
Gunakan Opsi Blokir Jika Merasa Tidak Aman
Apabila ada kekhawatiran bahwa akun mungkin masih dapat diakses pihak lain, kamu juga bisa melakukan blokir akun Kredivo sementara sebagai langkah pengamanan tambahan.
Pemblokiran sementara dapat membantu mencegah penggunaan akun sambil memastikan seluruh proses verifikasi dan pengamanan selesai dilakukan.
Jika diperlukan, kamu juga bisa menghubungi customer service resmi Kredivo untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut terkait keamanan akun.
Akun Bisa Diaktifkan Kembali Setelah Aman
Pemblokiran sementara berbeda dengan penutupan akun permanen. Setelah seluruh proses pengamanan selesai dan kamu yakin akun sudah aman, akun dapat diaktifkan kembali melalui proses verifikasi yang tersedia di aplikasi.
Karena itu, fitur blokir akun Kredivo sering menjadi solusi praktis ketika pengguna merasa akses akun mungkin masih tersimpan di perangkat yang sudah tidak berada dalam penguasaannya.
Putus hubungan bukan hanya soal memutus komunikasi, tetapi juga memastikan tidak ada akses digital yang masih tertinggal di perangkat orang lain. Semakin cepat akun diamankan, semakin kecil risiko penyalahgunaan yang bisa terjadi di kemudian hari.