Begini Langkah Mudah Format Flashdisk Yang Bermasalah

Memori jenis flash sedang memasuki era kejayaan sejak penyimpanan berbasis optik seperti keping CD makin ditinggalkan. Salah satu misalnya merupakan flashdisk (flashdrive) yg mungkin sedang kamu simpan di pada tas. Flashdisk jadi pilihan banyak orang. Baik itu pelajar, mahasiswa, sampai kalangan profesional.

Fenomena ini tidak mengherankan karena flashdisk punya banyak sekali keunggulan yg tidak dimiliki oleh media penyimpanan lain. Mulai menurut bentuknya yang ringkas, gampang dibawa ke mana-mana, rewriteable, tahan lama, dan tentu saja murah. Selain itu, kapasitas & kecepatan flashdisk dari masa ke masa selalu berkembang.

Saat ini saja, telah ada flashdisk yg ukurannya telah pada level Terabyte (TB). Sementara itu, kecepatan tertinggi menurut sebuah flashdisk zaman kinitelah terdapat yang tembus 368 MB/dtk (baca) dan 175 MB/dtk (tulis). Angka yg dimiliki flashdisk tadi jelas terlihat superior dibanding dengan milik penyimpanan modern berbasis optik, Blu-ray disk.

Blu-ray berkapasitas paling besar50 GB (dual layer) cuma sanggup melaju menggunakan kecepatan tulis aporisma 4,lima MB/dtk. Meski begitu, media penyimpanan berbasis optik tetap dipakai hingga sekarang. Misalnya, buat menyimpan album musik atau menyimpan copy Windows asli yg dijual di toko-toko personal komputer .

Berbagai macam perangkat elektro pun waktu ini memberi dukungan langsung berupa port USB. Kamu bisa menemukannya di pemutar musik yang ada pada kendaraan beroda empat, pengeras bunyi portable, hingga televisi. Lantaran itulah flashdisk semakin jamak dipakai, nir hanya sebatas pada laptop atau komputer.

Namun, memilih flashdisk sebagai media penyimpanan bukannya tanpa kasus. Bisa jadi pada momen eksklusif kamu akan menemui kendala. Seperti saat kamu hendak mencolokkan flashdisk ke laptop buat membuka file yang ada pada dalamnya. Ternyata, flashdisk yg kamu punya tak mampu dideteksi oleh si laptop. Kenapa hal itu sanggup terjadi? Temui jawabannya di bawah ini!Penyebab Flashdisk Gagal Dibaca Laptop

Ada beberapa hal yg menyebabkan flashdisk tidak terbaca waktu dicolokan ke port laptop. Beberapa permasalahannya akan kami jelaskan berikut ini:Port Kotor atau Rusak

Jangan buru-buru mendiagnosis flashdisk yang engkaupunya rusak, sanggup jadi yg bermasalah merupakan port USB pada pada laptop kamu. Untuk itu, hal pertama yang mesti engkaulakukan adalah membersihkan port USB. Barangkali port-nya tak mampu menyambung sempurna dengan pin yang terdapat di flashdisk karena kotor.

Jika sudah bersih tetap nir bisa tersambung, uji dengan mencolokkan flashdisk lain. Kalau flashdisk lain mampu, berarti flashdisk engkaumemang bermasalah. Tetapi, bila tidak, kemungkinan port USB pada laptop kamu yang perlu diperbaiki.Flashdisk Kehilangan Driver

Penyebab lain yang sanggup terjadi adalah flashdisk kehilangan driver-nya. Banyak faktor yg menciptakan driver flashdisk hilang. Misalnya, arsip driver mengalami korup, kedaluwarsa, & sistem error. Untuk mengatasinya, langkah yg bisa kamu ambil adalah melakukan pemugaran alias repair dan update driver. Begini caranya me-repair flashdisk:

1. Buka File Explorer menggunakan menekan tombol Windows + E.

dua. Arahkan kursor ke flashdisk & klik kanan.

3. Klik “Properties”, masuk ke bagian “Tools” dan klik “Check”.

4. Klik “Scan and repair drive” & tunggu beberapa ketika.

lima. Cabut flashdisk & colokkan kembali. Kalau cara ini berhasil, maka pekerjaan engkauselesai hingga di sini. Tetapi apabila tidak, lanjutkan ke langkah angka 6 buat meng-update driver flashdisk.

6. Tekan tombol Windows+X secara bersamaan, kemudian klik “Device Manager”.

7. Klik bagian “Disk drives”. Cari sinkron merek flashdisk engkau .

8. Klik kanan tepat pada flashdisk-nya & pilih “uninstall”.

9. Tunggu beberapa saat. Cabut flashdisk dan colokkan pulang.

10. Dari ventilasi Device Manager, geser tampilan ke bawah & klik “Universal Serial Bus Controllers”.

11. Cari USB Mass Storage Device yg punya indikasi peringatan. Klik kanan drive tersebut & klik “update driver”.

13. Kemudian, klik “Search automatically for updated driver software”. Pastikan laptop kamu terhubung internet.

14. Tunggu beberapa waktu hingga tampilan sudah menyatakan bahwa update selesai.

15. Cabut flashdisk & pasang pulang.Flashdisk Terserang Virus

* asal: www.thewindowsclub.com

Mungkin saja flashdisk-mu terserang virus apabila repair dan update driver tetap tidak bisa memulihkan kondisinya. Padahal engkausudah menghapus semua file yg terdapat pada dalamnya. Bahkan, kamu jua telah melakukan pemindaian dengan banyak sekali macam antivirus buat mengecek apakah terdapat virus atau kode berbahaya yg tertinggal.

Entah datangnya dari mana, virus tersebut tetap tidak terdeteksi dan mungkin masih mengendap pada flashdisk-mu. Untuk mengatasi hal yang semacam ini, cobalah untuk memformatnya. Dengan melakukan format ulang, flashdisk engkauakan dibersihkan & balikmisalnya kondisi pabrik.Cara Memformat Flashdisk

Ada empat metode yg bisa engkaucoba buat mem-format ulang flashdisk, tanpa memakai pelaksanaan tambahan. Empat metode itu adalah lewat Command Prompt, Disk Management, PowerShell, dan File Explorer.Format Flashdisk via Command Prompt (CMD)

Ikuti langkah-langkah berikut adalah untuk mem-format flashdisk melalui Command Prompt:

1. Colokkan flashdisk ke port USB terkencang pada laptopmu.

dua. Tekan Windows+R buat membuka kolom run.

3. Ketik “CMD” dan tekan enter.

4. Jika ventilasi CMD sudah terbuka, ketik diskpart, lalu enter. Jika timbul peringatan, biarkan & pilih “Yes”.

5. Ketik list disk & tekan enter.

6. Ketik select disk 1 kemudian enter. Perhatian, “disk 1” merujuk flash disk yang dipilih. Bisa jadi di laptop kamu tertulis disk 2, disk tiga, dan sebagainya. Karena itu, perhatikan dengan baik-baik supaya tak salah .

7. Ketik clean & tekan enter. Tunggu beberapa waktu.

8. Ketik create partition primary & tekan enter.

9. Ketik format fs=ntfs dan tekan tombol enter.

10. Tunggulah yang tabah sampai 100 %.Format Flash Disk Via Disk Management

Format flashdisk via CMD mungkin lebih ribet. Untuk alternatifnya, engkaumampu menjajal metode lain, yakni via Disk Management. Berikut beberapa langkah yang harus engkauikuti buat memformat flashdisk dari Disk Management:

1. Pasang flashdisk ke port USB terkencang. Bila flashdisk dan port laptopmu telah mendukung USB tiga.0, colokkkan saja ke situ.

2. Tekan tombol Windows & ketik “Disk Management”.

tiga. Klik hidangan “Create and format hard disk partition” yg ada pada urutan paling atas.

4. Klik kanan flashdisk yg hendak engkauformat, lalu klik “Format…”

5. Pilih file system sesuai hasrat. Carisinyal menentukan NTFS karena format tadi memungkinkan buat memindah satu arsip dengan ukuran lebih menurut 4 GB. Tetapi, jika pekerjaanmu nir menuntut pemindahan arsip berukuran besar , pilih saja FAT 32.

6. Biarkan kolom “Allocation unit size” dalam keadaan default. Hilangkan centang buat “perform a quick format” dan yg terdapat pada bawahnya. Lalu, Klik “OK”.

7. Tunggulah hingga selesai. Sambil menunggu, engkautetap sanggup melakukan aktivitas lain di laptop.Format Flashdisk via PowerShell

Windows PowerShell, yg dulu bernama Microsoft Shell, jua menyediakan fitur format drive menggunakan sejumlah kode tertentu. Ikuti dengan baik langkah-langkah memformat flashdisk lewat PowerShell seperti berikut adalah:

1. Tekan tombol Windows, kemudian ketik “Powershell”.

2. Klik “Run as Administrator” yg ada di samping kanan.

tiga. Jika ventilasi PowerShell terbuka, ketikkan kode perintah: Format-Volume -DriveLetter D -FileSystem NTFS -Full -Force

4. Perhatian, alfabet”D” pada belakang DriveLetter adalah lokasi flashdisk yg ada pada laptop uji coba Carisinyal. Lokasi pada laptopmu bisa saja berbeda. Oleh sebab itu, cek terlebih dahulu di File Explorer.

lima. Carisinyal merekomendasikan format NTFS lantaran punya fitur yang lebih oke. Kamu jua mampu menentukan format lain menggunakan menulis “FAT32” pada belakang FileSystem.

6. Tekan enter setelah mengetik kode perintah, dan tunggu prosesnya hingga kelar.

Format Flashdisk via File Explorer

Cara menurut format berdasarkan Disk Management & PowerShell memang sudah lebih ringkas ketimbang menurut Command Prompt. Namun, Windows masih punya cara format lain yang paling ssederhana melalui File Explorer. Begini caranya:

1. Pastikan flashdisk sudah tercolok ke port USB dengan sahih.

2. Tekan tombol Windows+E buat membuka File Explorer.

tiga. Arahkan kursor ke nama flashdisk kamu & klik kanan.

5. Pilih system file sesuai kebiasaan penggunaan. Lalu, atur “allocation unit size” dalam keadaan default.

6. Hilangkan tanda centang “Quick format” pada bawah “Format options”. Kemudian, klik “Start”.

7. Peringatan akan ada, abaikan dan klik “OK”. Tunggu sampai proses format terselesaikan. Mungkin agak usang, jadi bersabarlah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *